Bertengkar dengan Suami di Malam Hari, Wanita Ditemukan Meninggal di Dapur Pagi Hari
Chamba

Bertengkar dengan Suami di Malam Hari, Wanita Ditemukan Meninggal di Dapur Pagi Hari

mendengar berita

Chamba. Mayat istri ditemukan di dapur keesokan paginya setelah bertengkar dengan suaminya. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Begu alias Kanto (27) istri Karma Chand warga desa Bari Panchayat Shlelabari. Sebuah botol kosong berisi racun juga telah ditemukan oleh polisi di dekat mayat tersebut. Beberapa tetes racun tertinggal di dalamnya. Diduga wanita tersebut mengonsumsi racun. Pada saat yang sama, ayah wanita itu menuduh menantunya melecehkan putrinya.
Sang ayah mengatakan bahwa putrinya menikah dua belas tahun yang lalu. Anak perempuannya sering mengeluh diserang dan dilecehkan. Setiap kali dia biasa diam karena rumah putrinya tidak boleh dihancurkan. Tapi, kali ini siksaan suaminya merenggut nyawa putrinya. Ia meminta polisi menindak tegas menantu itu. Polisi mendaftarkan sebuah kasus terhadap tersangka dan menangkapnya.
Pada saat yang sama, tim forensik juga telah dipanggil dari Nurpur untuk mengetahui penyebab pasti kematian wanita tersebut. Menjelang sore, tim forensik telah tiba di Tissa. Jenazah dibiarkan tetap berada di dalam rumah dalam kondisi yang sama sampai tim forensik tiba. Tim mengumpulkan bukti lain yang diperlukan termasuk botol kosong racun di sekitar mayat. Jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah dilakukan visum di Medical College pada Jumat. Kantor polisi Teesa yang bertanggung jawab, Babu Ram Sharma sendiri sedang menyelidiki masalah ini. Ia pun turun ke lokasi dan mencatat keterangan kerabat almarhum.
Inspektur Polisi Arul Kumar mengatakan bahwa kasus kematian seorang wanita telah mengemuka di Shlelabari, Teesa. Tim forensik telah dipanggil oleh polisi untuk menyelidiki masalah ini secara tidak memihak. Penyebab pasti kematian akan diketahui hanya setelah laporan post-mortem datang.

Chamba. Mayat istri ditemukan di dapur keesokan paginya setelah bertengkar dengan suaminya. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Begu alias Kanto (27) istri Karma Chand warga desa Bari Panchayat Shlelabari. Sebuah botol kosong berisi racun juga telah ditemukan oleh polisi di dekat mayat tersebut. Beberapa tetes racun tertinggal di dalamnya. Diduga wanita tersebut mengonsumsi racun. Pada saat yang sama, ayah wanita itu menuduh menantunya melecehkan putrinya.

Sang ayah mengatakan bahwa putrinya menikah dua belas tahun yang lalu. Anak perempuannya sering mengeluh diserang dan dilecehkan. Setiap kali dia biasa diam karena rumah putrinya tidak boleh dihancurkan. Tapi, kali ini siksaan suaminya merenggut nyawa putrinya. Ia meminta polisi menindak tegas menantu itu. Polisi mendaftarkan sebuah kasus terhadap tersangka dan menangkapnya.

Pada saat yang sama, tim forensik juga telah dipanggil dari Nurpur untuk mengetahui penyebab pasti kematian wanita tersebut. Menjelang larut malam, tim forensik telah tiba di Tissa. Jenazah dibiarkan tetap berada di dalam rumah dalam kondisi yang sama sampai tim forensik tiba. Tim mengumpulkan bukti lain yang diperlukan termasuk botol kosong racun di sekitar mayat. Jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga setelah dilakukan visum di Medical College pada Jumat. Kantor polisi Teesa yang bertanggung jawab, Babu Ram Sharma sendiri sedang menyelidiki masalah ini. Ia pun turun ke lokasi dan mencatat keterangan kerabat almarhum.

Inspektur Polisi Arul Kumar mengatakan bahwa kasus kematian seorang wanita telah mengemuka di Shlelabari, Teesa. Tim forensik telah dipanggil oleh polisi untuk menyelidiki masalah ini secara tidak memihak. Penyebab pasti kematian akan diketahui hanya setelah laporan post-mortem datang.

Posted By : togel hari ini hongkong