Candle March Melawan NPS Di Una
Una

Candle March Melawan NPS Di Una

Pawai lilin dilakukan di kota Una sebagai protes terhadap Skema Pensiun Baru oleh para pejabat dan anggota berbagai organisasi?
– Foto : Una

mendengar berita

Wol Kamis, berbagai organisasi pegawai dan guru melakukan aksi unjuk rasa menentang Skema Pensiun Baru di Markas Kabupaten Una. Dalam kesempatan itu, para karyawan dan guru juga meneriakkan slogan-slogan menentang NPS. Kemudian, pemimpin karyawan dan guru mengirim memorandum kepada CM Jai Ram Thakur melalui DC untuk pemulihan pensiun lama dan menuntut tindakan segera atas masalah ini.
Guru dan karyawan mulai berkumpul di MC Park dari jam 4 malam sebagai protes terhadap Skema Pensiun Baru. Di sini karyawan dan guru meneriakkan slogan-slogan menentang NPS dan menyebutnya anti-karyawan. Pukul lima sore, para karyawan dan guru turun ke jalan sambil melakukan pawai lilin. Karyawan wanita juga berpartisipasi dalam pawai tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Vikas Ratna, Senior Vice President Ikatan Guru Sekolah mengatakan bahwa Skema Pensiun Baru sama sekali tidak untuk kepentingan karyawan. Dengan diperkenalkannya skema ini, kelas pekerja merasa dirinya dieksploitasi. Syaratnya, pensiunan pegawai tidak mendapatkan apa-apa atas nama pensiun setelah mengabdi bertahun-tahun. Karena itu para pegawai pemerintah frustrasi. Sebagai pendekatan pensiun, karyawan mulai khawatir tentang pekerjaan lain.
Karena tidak tersedianya pensiun, biaya lain termasuk pengobatannya juga tidak dapat dipenuhi. Sedangkan dalam skema pensiun lama, tersedia pensiun yang baik dan karyawan dapat mencari nafkah dengan baik setelah pensiun. CM Jai Ram Thakur menuntut agar skema pensiun yang lama segera dipulihkan. Pada kesempatan tersebut hadir Vinod Baniyal, Ketua Himpunan Guru Besar Sekolah, Ramesh Thakur, Vinod Sharma, Chandrakesh Dhiman, Raman Sahod dan lainnya.

Wol Kamis, berbagai organisasi pegawai dan guru melakukan aksi unjuk rasa menentang Skema Pensiun Baru di Markas Kabupaten Una. Dalam kesempatan itu, para karyawan dan guru juga meneriakkan slogan-slogan menentang NPS. Kemudian, pemimpin karyawan dan guru mengirim memorandum kepada CM Jai Ram Thakur melalui DC untuk pemulihan pensiun lama dan menuntut tindakan segera atas masalah ini.

Guru dan karyawan mulai berkumpul di MC Park dari jam 4 malam sebagai protes terhadap Skema Pensiun Baru. Di sini karyawan dan guru meneriakkan slogan-slogan menentang NPS dan menyebutnya anti-karyawan. Pukul lima sore, para karyawan dan guru turun ke jalan sambil melakukan pawai lilin. Karyawan wanita juga berpartisipasi dalam pawai tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Vikas Ratna, Senior Vice President Ikatan Guru Sekolah mengatakan bahwa Skema Pensiun Baru sama sekali tidak untuk kepentingan karyawan. Dengan diperkenalkannya skema ini, kelas pekerja merasa dirinya dieksploitasi. Syaratnya, pensiunan pegawai tidak mendapatkan apa-apa atas nama pensiun setelah mengabdi bertahun-tahun. Karena itu para pegawai pemerintah frustrasi. Sebagai pendekatan pensiun, karyawan mulai khawatir tentang pekerjaan lain.

Karena tidak tersedianya pensiun, biaya lain termasuk pengobatannya juga tidak dapat dipenuhi. Sedangkan dalam skema pensiun lama, tersedia pensiun yang baik dan karyawan dapat mencari nafkah dengan baik setelah pensiun. CM Jai Ram Thakur menuntut agar skema pensiun yang lama segera dipulihkan. Pada kesempatan tersebut hadir Vinod Baniyal, Ketua Himpunan Guru Besar Sekolah, Ramesh Thakur, Vinod Sharma, Chandrakesh Dhiman, Raman Sahod dan lainnya.

Posted By : keluaran hongkong